
Allah ﷻ berfirman:
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak...”
(QS. Al-Baqarah: 245)
Masjid bukan sekadar bangunan. Ia adalah jantung pesantren. Dari sinilah ratusan santri akan belajar shalat berjamaah, menghafal Al-Qur’an, dan meneguhkan akhlak mulia.
Setiap rakaat shalat mereka, setiap huruf Al-Qur’an yang mereka baca, setiap doa yang mereka panjatkan, akan mengalirkan pahala tanpa henti bagi orang-orang yang ikut membangunnya.
Sementara rektorat adalah pusat kendali pendidikan. Dari gedung ini, para ustadz menyusun strategi pembinaan, manajemen pendidikan, dan program yang membentuk santri menjadi generasi Qur’ani.
Bayangkan…
Setiap azan yang berkumandang dari masjid ini → pahalanya mengalir untuk Anda.
Setiap rapat pendidikan yang melahirkan program kebaikan → Anda tercatat sebagai salah satu penyokongnya.
Dan setiap generasi Qur’ani yang lahir dari pesantren ini → Anda menjadi bagian dari amal jariyah mereka.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakan orang tuanya.”
(HR. Muslim)
Membangun masjid dan rektorat ini adalah sedekah jariyah yang abadi. Bukan hanya untuk satu santri, tapi untuk ribuan generasi yang akan terus berdiri, beribadah, dan menuntut ilmu di tempat ini.
👉 Inilah kesempatan emas untuk menanam investasi akhirat.
Mari sisihkan sebagian rezeki kita untuk membangun masjid dan rektorat, jantung pesantren ini.
Klik tombol donasi sekarang, dan jadilah bagian dari pahala jariyah yang tak terputus hingga hari kiamat.